This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Wednesday, April 4, 2012

ILMU HADIS


                     
A. Sanad
1.  Pengertian Sanad
Sanad menurut bahasa artinya sandaran atau sesuatu yang kita jadikan sandaran. Dikatakan demikian, karena hadis bersandar kepadanya. Sedang menurut istilah sanad adalah jalan yang dapat menghubungkan matan hadis kepada Nabi Muhammad.
Beberapa ahli hadits berbeda pendapat tentang istilah sanad ini, antara lain :
1.    As-Suyuthi dalam bukunya menulis tentang sanad :
الإخبار عن طريق المتن
Berita tentang jalan matan.
2. Mahmud at-Thahan, menulis tentang sanad :
سلسلة الرجال الموصلة للمتن
Silsilah orang-orang yang meriwayatkan hadis yang menyampaikan kepada matan hadis.
3. Ajjaj al-Khathib dalam buku Usul al-Hadits, menulis :
سلسلة الرواة الذين نقلوا المتن عن مصدره الأول
Silsilah para perawi yang menukilkan hadis dari sumbernya yang pertama.
          Misalnya sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Bukhori yang berbunyi :
حدثنا محمد بن المثنى قال : حدثنا عبد الوهاب الثقفى قال : حدثنا أيوب عن أبي قلابة عن انس عن النبي صلعم : (ثلاث من كن فيه وجد حلاوة الإيمان : أن يكون اللّه ورسوله أحب إليه مما سواهما وأن يحب ا
Telah memberitahu kepadaku Muhammad Ibn al-Mutsanna ia berkata, << Abdul Wahhab ats-Tsaqafi mengabarkan kepadaku Ayyub atas pemberitaan Abi Qilabah dari Anas dari Nabi SAW sabdanya <> yaitu : (1) Allah dan Rosul-Nya hendaknya dicintai daripada selainnya (2) Kecintaan kepada seseorang, tidak lain karena Allah semata-mata dan (3) Keengganan kembali kepada kekufuran, seperti keengganannya dicampakkan ke neraka (HR. Bukhari)


Tuesday, April 3, 2012

Klasifikasi Ilmu Pengetahuan (manusia: fisik dan biologi)


PENDAHULUAN

Hadits merupakan salah satu sumber ajaran Islam yang menjadi sumber hukum, syara’, pendidikan, dll. Hadits tarbawi adalah kumpulan hadits-hadits yang berkaitan dengan masalah-masalah dalam dunia pendidikan.
Dalam hadits tarbawi juga membahas tentang klasifikasi ilmu pengetahuan yang di dalamnya terdapat beberapa hadits yang menjelaskan tentang ilmu penciptaan, ilmu tentang makhluk, ilmu alam raya : astronomi, fisika dan ilmu tentang manusia.
Manusia adalah makhluk ciptaan Allah yang diciptakan dengan kesempurnaan fisik dan biologis, yang tidak seorangpun mampu menyerupai ciptaan seperti terciptanya manusia dengan segala keseimbangannya dari dilahirkan sampai meninggal bahkan semasa manusia masih dalam kandungan sekalipun.
Oleh karena itu makalah ini mengangkat tema yang berjudul “Klasifikasi Ilmu Pengetahuan (manusia: fisik dan biologi).”

ALIRAN JABARIYAH DAN QADARIYAH


PENDAHULUAN

Sebagaimana Aliran Khawarij dan murjiah, aliran qadariyah juga lahir dengan dilatar belakangi oleh kegiatan politik, yakini pada masa pemerintahan Mu’awiyah bin Abu Sufyan, Qadariyah merupakan suatu aliran ilmu kalam yang menekankan kebebasan manusia dalam melakukan  perbuatannya, dan mereka harus mempertanggung jawabkan perbuatannya itu disisi Allah kelak di hari perhitungan.
Sedangkan aliran Jabariyah lahir bermula dari ketidakberdayaan dalam menghadapi kekejamam Mu’awiyah bin Abu Sufyan. Dilihat dari segi pemikiran kalamnya, aliran Jabariyah bertolak belakang dengan Qodariyah. Menurut aliran Jabariyah, manusia tidak mempunyai kemampuan untuk mewujudkan perbuatannya, segala gerak dan perbuatannya pada hakikatnya adalah dari Allah semata. Dalam makalah ini akan dijelaskan mengenai pengertian Qodariyah   dan Jabariyah, sebab-sebab munculnya dan tokoh-tokohnya.

FIQIH MUNAKAHAT: SEBAB-SEBAB THALAQ


PENDAHULUAN

Menikah merupakan serangkaian tindakan yang bertujuan untuk malestarikan keturunan, menyatukan dua insan dengan cara yang telah dibenarkan oleh agama dengan atuan-aturan yang telah ditentukan oleh syariat islam. Masalah seputar menikah ini diatur dalam ilmu fiqih yang masuk dalam bab fiqih munakat
Fiqih munakat adalah ilmu fiqih yang membahas seputar mnasalah-masalah dan proses-proses dalam pernikahan dari awal pertemuan dua insan, memilih pasangan, meminang hingga sampai pada pembahasan tentang thalaq.
Thalaq adalah salah satu perbuatan yang diperbolehkan namun sangat dibenci oleh Allah SWT. karena thalaq merupakan pisahnya ikatan pernikahan yang sangat disakralkan. Thalaq boleh saja terjadi atau dijatuhkan karena karena sebab-sebab tertentuyang bisa jadi menyangkut masalah HAM maupun masalah syari’at.
Maka dari itu dalam makalah ini kami akan mengangkat tema yang berjdul “Sebab-Sebab Thalaq”. 

Monday, April 2, 2012

Filsafat Islam



A.   Pengertian Filsafat Islam
Filsafat Islam terdiri dari dua kata yaitu filsafat dan islam. Kata filsafat berasal dari bahasa arab falsafah yang berasal dari bahasa Yunani Philosophia, yang berarti philos = cinta, dan shopia = kebijaksanaan. Jadi philosophia berarti cinta kepada kebijaksanaan atau cinta kepada kebenaran. Filsafat diartikan sebagai berfikir yang bebas, radikal. Bebas artinya tidak ada yang menghalangi pikiran untuk bekerja. Oleh karena itu tidak ada satu kekuatan apapun yang bisa menghalangi seseorang untuk berfikir.
Berfilsafat adalah berfikir radikal, radik artinya akar, sehingga berfikir radikal artinya berfikir secara mendalam dan sungguh-sungguh sampai keakar-akarnya suatu masalah. Jadi filsafat adalah ilmu yang mempelajari dengan sungguh hakikat kebenaran segala sesuatu.

B.   Pendekatan Studi Filsafat Islam
Untuk memahami lebih jauh filsafat islam ada baiknya dilihat berbagai pendekatan yang mungkin dilakukan sehingga bisa dipahami bagaimana hakikat filsafat islam itu. Berbagai pendekatan filsafat islam antara lain:
1.      Pendekatan Historik
Yaitu kajian filsafat islam dengan memfokuskan pada sejarah kelahiran dan perkembangannya sebagai disiplin ilmu dari masa kemasa.
2.      Pendekatan Tokoh
Yaitu pendekatan yang hanya menekankan pada penguasaan hasil pemikiran   para tokoh filsafat islam.
3.      Pendekatan Tematik
Yaitu pendekatan studi filsafat islam dengan memahami tema-tema penting yanf diangkat oleh pemikir filsafat islam.
4.      Pendekatan Proses/metode
Yaitu pendekatan yang menekankan pada aspek proses kerja pemikiran dan metode yang digunakan dalam memkonstruksi suatu pemikiran tertentu.

C.   Hakikat Filsafat Islam
Filsafat Islam pada hakikatnya adalah filsafat kenabian Muhammad. Filsafat kenabian ini lahir dalam periode dalam filsafat islam dan dibangun pertama kali oleh Al Farabi, Al Farabi dikenal sebagai guru kedua, setelah Aristoteles, kemudian dikembangkan oleh Ibnu Sina dengan teorinya mengenai akal suci yang dimiliki nabi, yang kemungkinan nabi menembus dimensi kegaiban dan menyhatu didalamnya.

D.   Objek Kajian Filsafat Islam
Filsafat islam membahas mengenai nilai-nilai, yang meliputi dataran epistemologis, estetika dan etika. Filsafat islam juga membahas tema-tema fundamental dalam kehidupan manusia yaitu Tuhan, manusia, alam dan kebudayaan, yang disesuaikan dengan kecenderungan perubahan dan semangat zaman. Kajian filsafat islam terhadap objeknya dari waktu kewaktu mungkin tidak berubah, akan tetapi corak dan sifat serta dimensi yang menjadi tekanan atau fokus kajiannya harus berubah dan menyesuaikan dengan perubahan.

E.    Pelopor-pelopor Filsafat Islam
       1.  Al Kindi
            Menerangkan dengan tegas antara perbedaan jiwa dan akal. Adanya akal, perasaan masuk pada bagian jiwa dan akal adalah pikiran.
2.  Al Farabi
     Mengemukakan bahwa akal dalam manusia itu ada empat jenis yaitu: benda, bertindak, wakil dan kemahiran. Akal benda terletak dalam manusia.
3.  Ibnu Sina
     Berpendapat bahwa pikiran adalah merupakan suatu jalan pengetahuan yang dibicarakan dengan aturan tertentu kepada sesuatu yang tidak diketahui.
4.      Ibnu Rusyd
Menurut Ibnu Rusyd falsafat tidak bertentangan dengan islam, bahkan orang islam diwajibkan atau sekurang-kurangnya dianjurkan untuk mempelajarinya. Tugas filsafat islam tidak lain adalah berfikir tentang wujud untuk mengettahui pencipta semua yang ada ini. Tiap muslim harus percaya pada tiga dasar keagamaan yaitu:  adanya Tuhan, adanya Rasul dan adanya pembangkitan.
Menurut Ibnu Rusyd bahwa pembuktian adanya Tuhan bertumpu pada tiga prinsip:
a.       Semua kemaujudan sesuai dengan kemaujudan manusia
b.      Bahwa kesesuai ini dikarenakan tidak terjadi dengan sendirinya
c.       Segala sesuatu diciptakan untuk kepentingan manusia, bintang gemintang bersinar di malam hari agar bisa menjadi penuntun bagi manusia

F.    Pertalian Filsafat Islam dengan Sebelum dan sesudahnya
       1.  Filsafat islam dan filsafat masehi
Kekeliruan ahli-ahli ketimuran pada abad ke 19 M adalah bahwa mereka mendasarkan pendapatnya tentang filsafat islam hanya kepada beberapa buku karangan abad pertengahan yang berbahasa latin dan ibrani. Filsafat islam dapat dipastikan kepadatan isi pembicaraan dan luas daerah pembahasannya, lebih banyak kebebasannya dan lebih tinggi daya kreasinya, bila dibandingkan dengan filsafat masehi.
2.  Filsafat islam dan filsafat Yunani
     Tidak dapat dipungkiri bahwa pemikiran filsafat islam terpengaruh oleh filsafat yunani. Filosof-filosof islam pada umumnya hidup dalam lingkungan dan suasana terhadap jalan pikiran mereka tidak bisa dilupakan. Pada akhirnya tidaklah bisa dipungkiri bahwa dunia islam telah berhasil membentuk suatu filsafat yang sesuai dengan prinsip-prinsip agama dan keadaan masyarakat islam sendiri.
3.  filsafat islam dan filsafat baru
     Pada abad yang baru, banyak penyelidikan yang dilakukan untuk mencari sumber filsafat baru pada filsafat scolastika masehi. Kalau filsafat terakhir ini banyak terpengaruh oleh filsafat islam, maka tidaklah mengherankan kalau antara filsafat islam dan filsafat baru terdapat hubungan.